Pembasmi serangga

SURYA JAYA SAKTI  Dengan management yang lebih bagus, didirikan sebagai wujud jawaban permintaan pasar terhadap perlindungan masyarakat atas hama- hama yang mengganggu kegiatan dan kehidupan sehari-hari, serta hama yang dapat merusak bahan component bangunan, kerja kami mengacu pada kualitas dan solvabilitas yang didasari oleh pengetahuan dan pengalaman di bidang Pest, Rodent, Termite Control, Fumigasi dan Sewage Treatment Plant (STP)
Kami memiliki dasar kerja IPM (Integrated Pest Management) yaitu suatu system yang menghubungkan tindakan Priventif dan korektif agar hama tidak menjadi masalah yang signifikan, dilakukan dengan biaya yang ekonomis, resiko yang minimalis terhadap manusia dan component- component lingkungan.
SURYA JAYA SAKTI sebagai perusahaan pengendalian hama bergaransi dan pengolahan air limbah, serta  mengutamakan mutu dan kualitas layanan, memiliki teknisi yang dilatih secara intensif, bersertifikat dan professional.
Visi dan Misi  
SURYA JAYA SAKTI  dalam melayani pelanggan adalah :
VISI : 
Memberikan mutu dan kualitas serta pelayanan yang lebih baik terhadap pelanggan
MISI : 
Guna melindungi lingkungan sekitar dari bahaya vector penyakit serta serangan hama yang bisa merusak component di sekitar lingkungan bangunan serta menjaga sanitasi lingkungan
BIDANG USAHA 
SURYA JAYA SAKTI   MELIPUTI :
PEST CONTROL :Pengendalian Hama Serangga
RODENT CONTROL :Pengendalian Hama Tikus
TERMITE CONTROL:Pengendalian Colony Rayap
FUMIGASI   :Pengendalian Hama Gudang
SEWAGE TREATMENT PLANT/ STP: 
Pengolahan Air Limbah
PEST,RODENT,TERMITE CONTROL, FUMIGASI & STP
PEST CONTROL / ROACH CONTROL.
Pengendalian hama nyamuk, lalat, kecoa, dan serangga terbang lainnya yang bertujuan meminimalkan resiko penyebaran penyakit dan alisan kebersihan. Khusus pengendalian serangga terbang sangat tergantung pada lingkungan, fisik bangunan dan kepedulian penghuni terhadap tindakan sanitasi.
RODENT CONTROL.
Pengendalian hama tikus sebagai vector penyakit dan kerusakan-kerusakan akibat gigitan. Rodent control bertujuan menekan populasi perawatan juga diperlukan sebagai tindakan pencegahan, agar hama tikus dari luar tidak masuk dan bersarang didalam area bangunan.
TERMITE CONTROL.
Jasa pengendalian rayap dengan tujuan memutus siklus rayap pekerja dengan ratu. Koloni rayap adalah serangga sosial yang memiliki kemampuan menghancurkan bangunan dan seluruh bahan yang mengandung selulosa, seperti, ornament kayu, lapisan plafon gypsum, karton, kertas & plastik, lapisan kulit kabel, dll.  
FUMIGASI.
Pengendalian hama gudang secara total dengan mengunakan gas beracun yang di sebut Methyl Bromide dan Potoxxin, (FUMIGAN). Tindakan ini sangat efektif untuk membunuh semua hama dari kecil sampai dewasa.
SEWAGE TREATMENT PLANT (STP).
Pengolahan air limbah domestic modern yang memakai system Lumpur atif.
Air kotor yang mengandung bakkteri membusuk akan di aktifkan dengan menyaluran oksigenke dalam air, sehingga cukup menyerap dan mencerna kotoran organic. Sedangkan Lumpur aktif akan menarik kotoran- kotoran halus yang tersuspensi sehingga tidak dapat mudah mengendap sendiri, tetapi dengan adanya sifat magnetis ini Lumpur yang mengendap di bak sedimentasi/ yang kerap di sebut settling, akan membawa kotoran – kotora ke dalam bak. Untuk mengembalikan Lumpur aktif yang nantinya akan timbul suatu endapan, maka pengambilan Lumpur pada STP ini juga harusdi lengkapi dengan system water treatment.
PEST & RODENT CONTROL
SUDAHKAH LINGKUNGAN ANDA BEBAS HAMA TIKUS….????
Tikus merupakan hama penyebar vector penyakit, hampir setiap malam mengerat apa saja, kayu furniture, makanan, kabel telpon, kabel computer hingga menyebabkan hubungan arus pendek, termasuk kontaminasi bakteri pada makanan. Bakteri yang sangat mematikan seperti leptospirosis, pess, salmonelosis, plague dll. Tikus juga mengotori hygienitas usaha dan menganggu suasana kerja. Pengendalian tikus umumnya kurang berhasil karena tikus mempunyai sifat jera dan mudah curiga. Beberapa tehnik pengendalian tikus yang gagal diantaranya pengendalian tikus dengan TRAP (perangkap) gelombang elektro magnetic/ultrasonic, racun akut membuat kecewa.
HAMA KECOA
KECOA disebut serangga noktural atau serangga malam, bergerak mencari makanan, merayapi apa saja, termasuk meja makan, kitchen, dan furniture lainnya sambil membawa & menebarkan kuman penyakit, merusak reputasi restoran, menganggu kenyamanan kerja, menimbulkan kesan kumuh dan kotor.
HAMA LALAT DAN NYAMUK
Gigitan nyamuk menyebabkan iritasi pada kulit, penyakit malaria dan demam berdarah, karena nyamuk itu sendiri merupakan vector (pembawa) dan penular penyakit. Begitu juga dengan hama lalat, selain sebagai pembawa penyakit berbahaya seperti salmonella, disentri, typus serta penyakit berbahaya lainnya, kehadiran lalat juga menimbulkan kesan tidak hygiene.
Memang betul bahwa hama serangga terbang seperti nyamuk dan lalat tidak dapat dibasmi secara total, karena menyangkut kondisi sanitasi lingkungan, system kontruksi bangunan, proofing yang terkait dengan biologi hama, serta kemampuan bermigrasi dari nyamuk dan lalat itu sendiri (jika terbang lurus bisa mencapai jarak 6 s/d 15 km) tetapi dengan penaganan flying insect secara teratur serta dengan metode pengendalian secara terpadu, populasi hama dapat ditekan sampai batas tidak menggangu.
METODE TREATMENT
RODENT CONTROL (Pengendalian hama tikus)
Inspeksi pra-treatment
Inspeksi dilakukan secara teliti dan menyeluruh pada area luar dan dalam bangunan untuk mengetahui jenis dan tingkat populasi tikus berdasarkan pada kotoran, jejak, bekas kerusakan, alur jalan, smearmark (bekas gesekan tubuh) dan sarang persembunyiannya. Sehingga jenis umpan yang dipasang benar-benar sesuai jenis tikus, dosis serta letak pemasangan umpan benar-benar tepat pada sasaran.
Metode treatment
Dengan sistem pengumpanan, umpan yang dipasang disesuaikan dengan jenis tikus yang akan dikendalikan  berdasarkan hasil inspeksi pra-treatment. Umpan ditempatkan pada seluruh alur/runway tikus di area dalam dan luar bangunan, berikut area basement dan taman.
Target full treatment  
》Populasi terkendali mendekati nol dalam waktu 
  yang relatif singkat.
》Aplikasi umpan tidak menimbulkan gangguan pada 
  aktifitas kantor, rumah atau produksi.
》Tidak menimbulkan dampak serius akibat bangkai 
  tikus dapat segera diantisipasi.
ROACH CONTROL (Pengendalian hama kecoa)
Dengan mengunakan sistim spraying alat yang digunakan adalah hand sprayer dan ULV (Ultrasonic Low Volume).
APLIKASI SPRAYING
Disetiap dalam dan luar dinding dilakukan spraying, sekitar 50 cm dari permukaan lantai, diretakan dinding, kitchen, basement, toilet, dan saluran pembuangan air.
FLYING INSECT CONTROL 
(Pengendalian serangga terbang)
Indoor Treatment 
(aplikasi didalam ruangan)
Pengembunan, mengunakan alat:
ULV (Ultrasonic Low Volume) pada ruangan.Spot/Wall spray, mengunakan alat : Hand Sprayer.
Outdoor Treatment (aplikasi di luar ruangan/sekeliling dan sekitar bangunan)     
a.  Fase imago/dewasa :                   
Pengasapan/fogging, mengunakan alat : Jet Thermal Fogger.
Pengkabutan/misting bertekanan tinggi mengunakan alat : Power Sprayer
b. Fase larva/jentik :                          
Penyiraman pada saluran air yang tergenang mengunakan larvasida.
LALAT
Outdoor Treatment
Larvasida : 
Mengunakan Neporex, Larvasida, kosentrasi 10 gr/liter air. Dilakukan spraying/penyiraman  pada lantai tempat sampah basah dengan sasaran larva lalat.
Spraying/misting
Menggunakan Zeta-sipermetrin 25 gr/liter air yang diaduk secara merata. Spraying pada dinding bak sampah, semak, bunga-bungaan (kembang sepatu, kamboja, akasia dan tempat-tempat peristirahatan lalat hijau/biru). Untuk area yang relatif kecil dan relatif bersih, cukup mengunakan hand sprayer, untuk area luas mengunakan  power sprayer dengan sasaran adalah imago (lalat dewasa).
Indoor Treatment
Indoor Residual
Diperuntukkan pada area dalam ruangan yang banyak lalat hinggap di kaca  bangunan /buah, makanan dan etalase ruangan/office.
Floor Residual
Penyemprotan killer flies pada permukaan lantai, terutama pada area penerimaan barang, serta area rawan lalat.
  
TERMITE CONTROL
LATAR BELAKANG DAN MASALAH
Rayap adalah serangga perusak kayu yang menjadi masalah didunia. Ada 4 jenis species rayap yang paling ganas dan semuanya itu ada di daerah tropis, termasuk Indonesia. Secara umum dikenal 3 golongan rayap yakni rayap tanah (Subtermes), rayap kayu kering (Drywood), dan rayap kayu basah (Dampwood). Serangga social yang hidup berkoloni ini memiliki kasta yakni : Ratu/ Raja, Pekerja, Prajurit dan Laron.
BIOLOGI RAYAP
Rayap adalah serangga sosial, berkasta : ratu, pekerja, prajurit, dan laron
Ratu ada di tanah tugasnya bertelur (> 2.000/hari) dan juga mengatur koloninya, Pekerja bertugas mencari makan (menyerang rumah ) naik melalui pondasi, celah rambut dinding, pipa PVC, dan membawa makanan kembali ke ratunya.
Prajurit sebagai pengaman, dan laron sebagai pembentuk koloni baru.
Adanya laron berarti sudah ada koloni rayap > 2 tahun Rayap adalah serangga purba, hidup > 200 juta tahun, crypofilik/takut cahaya hanya makan bagian dalam kayu hanya memakan dari tanda feromon yg ditebarkan “scou “ ( bag. kasta perkerja)  
RUANG LINGKUP DAN TERMITISIDA
Ruang lingkup pekerjaan meliputi tampak bangunan , permukaan tanah sisi luar bangunan / pondasi,
seluruh plafon, kerangka atap dan area konstruksi 
lainnya yang mengandung selulosa.Treatment     
diperuntukkan untuk melindungi bangunan dari   
serangan rayap tanah subterranean (Copthotermes 
Sp) dan (Odonetermes sp.) serta kayu 
kering (Crypthotermes sp)
Alternatif termisida yang digunakan yakni :                  
Jenis khusus bekerja sebagai umpan (Fipronil) dan (Imidakloprid) slain bekerja sebagai umpan ramah lingkungan dan dapat bekerja sebagai racun kontak dalam dosis tinggi .Jenis biasa yang umum dipasarkan yakni (Fenfalerat,sipermetrin,Cypermethrin,alfametrin) dan jenis racun lainnya yang banyak ditemukan dipasar
METODE ANTI RAYAP
SOIL TREATMENT (perlakuan tanah)
Pasca konstruksi :
Pengeboran pada sisi luar dan dalam bangunan mengunakan mata bor berdiameter 8 mm – 10 mm dengan kedalaman antara 25 cm s/d 35 cm atau sampai menyentuh permukaan tanah dibawah lantai. Jarak antar lubang antara 30 cm s/d 60 cm, jarak lubang kedinding bangunan 15 cm s/d 25 cm. setelah pengeboran selesai dilakukan injeksi larutan termitisida dengan dosis sampai dengan 1.5 liter larutan/lubang, mengunakan mesin power sprayer, dengan tujuan untuk membentuk rintangan cemical. Setelah penginjeksian selesai dilakukan penambalan pada setiap lubang bekas pengeboran.
Pra konstruksi : 
penyemprotan larutan termitisida secara merata pada seluruh galian pondasi. Setelah tahap pondasi selesai , spraying tanah urug dan lantai bangunan sebelum dilakukan flooring. Dosis aplikasi 5 liter larutan/m2.
TIMBER TREATMENT (Perlakuan kayu)
Pasca konstruksi : 
Penyemprotan secara merata pada seluruh bangunan yang terbuat dari kayu/bahan yang mengandung selulosa yang meliputi kusen, kerangka atap, kuda-kuda, kerangka plafon dan seluruh bahan yang mengandung selukosa, Ketentuan Garansi Paska Konstruksi  2, (dua) tahun
Pra konstruksi :
Setelah tahap soil selesai tahap selanjutnya adalah penyemprotan secara merata pada seluruh bangunan yang terbuat dari kayu/bahan yang mengandung selulosa yang meliputi kusen, kerangka atap, kuda-kuda, kerangka plafon dan seluruh bahan yang mengandung selukosa, Ketentuan Garansi Pra Construksi 2, (dua) tahun.
MONITORING
Monitoring tahap 1 (satu) masa perawatan :
1 (satu) bulan, 3 (tiga) bulan, 6 (enam) bulan, 12 
(dua belas) bulan,(dalam 1, satu tahun)
Monitoring tahap II ( dua ) masa garansi :
3 (tiga) bulan sekali untuk dilakukan 
pengecekan/monitoring area,
sampai jatuh tempo masa jaminan garansi.
MASA GARANSI
Garansi diberikan selama 3 tahun. Garansi meliputi seluruh bangunan dan apabila dalam masa garansi terdapat reinfestasi rayap maka akan dilakukan penanganan ulang pada area yang terserang rayap, tanpa penambahan biaya.
 Contac person : 081240333662.

Komentar